by

Cara Ekspor dan Harga Jual Daun Pisang Ke Jepang

-Finance, News-2,141 views

Bergasku.com – Kita mungkin tidak akan menyangka jika daun pisang yang banyak di dapatkan di pekarangan rumah itu ternyata memiliki nilai ekonomis yang tinggi,hingga bisa di ekspor ke luar negri salah satunya negara Jepang.

Sedangkan untuk kode penjualan luar negri ( HS Code ) daun pisang  adalah 07099990.

Volume permintaannyapun dibilang cukup tinggi,berapa harga dan cara untuk ekspor daun pisang ?

Nilai dan volume ekspor untuk produk Hortikultura di luar negeri khususnya pisang memang semakin meningkat di Indonesia.

BERAPA HARGA JUAL EKSPOR DAUN PISANG KE LUAR NEGERI ?

Membahas mengenai cara menjual daun pisang ke luar negeri, penting diketahui bahwa seperti sudah dijelaskan diatas dimana daun pisang yang diekspor ke luar negeri ini memiliki harga yang cukup tinggi, yakni berkisar Rp 700.000 sampai Rp 800.000 per paket.

Per paket daun pisang sendiri biasanya berisi 5 lembar. Inilah yang menjadikan banyak orang yang berminat menjadi eksportir daun pisang ke luar negeri. 

Jika kita ingin menjadi pelaku ekspor ke luar negri untuk sekarang sangatlah mudah sekali, berikut caranya :

1. TELAH MENEMUKAN PEMBELI
Sebelum kalian menjual barang ke luar negeri, kalian tentu harus sudah mendapatkan pembeli yang cocok.

Contohnya, jika kalian ingin menjual daun pisang ke Jepang atau negara lainnya, kalian harus memiliki pembeli atau importir terlebih dulu. 

Setelah itu baru bisa melakukan perjanjian kesepakatan atau MOU jual beli dengan importir tersebut.

Cara yang banyak di gunakan untuk mencari pembeli luar negri sekarang terbilang mudah dengan media internet, bisa melalau website perusahaan, atau media sosial.

2. MEMILIKI IZIN USAHA DAN IZIN EKSPOR BARANG
Setelah mendapatkan pembeli yang cocok, berikutnya pastikan bahwa kalian sudah memiliki izin usaha dan juga izin ekspor barang. 

Pastikan memiliki CV dan buat legalitas untuk ekspor terhadap komoditas yang akan dijual.

Pembuatan CV pun untuk ijin kelengkapan sudah di permudah dan lebih di sederhanakan oleh pemerintah.

3. MENYEWA LEGALITAS EKSPOR PERUSAHAAN TERTENTU
Apabila anda masih belum memiliki legalitas ekspor, anda bisa mencari perusahaan lain yang menyewakan jasa legalitas ekspor, proses ini biasanya dinamakan undername.

Sekarang banyak jasa eksportir yang di kelola oleh anak-anak muda indonesia yang sudah berpengalaman,seperti Mr Exportir.

4. MEMILIKI PARTNER FORWARDER
Cari juga forwarder atau partner perusahaan ekspor impor yang tepat. 

Adapun kriteria nya adalah perusahaan tersebut sudah berdiri kurang lebih 5 tahun.

5. TENTUKAN LAYANAN PENGIRIMAN
Cara terakhir adalah dengan menentukan layanan pengiriman yang digunakan untuk mengekspor. 

Disini ada 3 jenis pengiriman ekspor, yakni port to port, door to door dan lainnya. 

Untuk pengiriman port to port biasanya pihak yang bertanggung jawab dimulai dari pelabuhan tempat pemberangkatan hingga pelabuhan negara tujuan.

Sedangkan pengantaran dari gudang di dalam negeri merupakan tanggung jawab kalian. 

Setibanya di pelabuhan tujuan, pengeluaran barang menjadi tanggung jawab pihak importir atau pembeli. 

Lalu untuk pengiriman ekspor door to door yakni pengiriman mulai dari pick up di gudang lalu dikirim ke gudang pembeli di luar negeri.

itulah beberapa cara untuk ekspor daun pisang ke luar negri,untuk Post selanjutnya saya akan membahas bagaimana caranya mendaptkan pembeli atau buyer dari luar negri yang sangatlah mudah.

Comment

News Feed