by

HS Code Daun Ketapang dan Cara Ekspor

Bergasku.com – HS Code  (kode penjulan luar negri ) daun ketapang “Ketapang Leaves”  adalah 09021090.

Berikut cara ekspor daun ketapang ke berbagai negara.

Daun ketapang ternyata juga mempunyai nilai ekonomis yang tinggi.

Melansir situs https://kemlu.go.id/ , ternyata daun ketapang memiliki nilai ekonomis yang tinggi di berbagai dunia.

Daun Ketapang menjadi salah satu bahan pertanian Indonesia yang bisa diekspor dengan harga tinggi. 

Saat ini Indonesia telah mengekspor daun Ketapang kering ke Jepang, AS, dan Kanada dengan harga berkisar Rp 1 juta per kilo. 

Nilai jual yang tinggi ini didasari oleh manfaat daun Ketapang sebagai daun yang mampu mengubah pH air.

Oleh karena itu, daun Ketapang banyak digunakan untuk budidaya ikan cupang dan udang. Selain itu, daun Ketapang juga mengandung methanol yang dapat menyembuhkan luka luar, jamur, bakteri, atau alergi.

Sedangkan untuk kode penjualan luar negri ( HS Code ) daun ketapang “Ketapang Leaves”  adalah 09021090.

Volume permintaannyapun dibilang cukup tinggi,berapa harga dan cara untuk ekspor daun ketapang?

Nilai dan volume ekspor untuk produk Hortikultura di luar negeri khususnya daun ketapang memang semakin meningkat di Indonesia.

Cara ekspor daun ketapang ke luar negri adalah sebagai berikut :

1. TELAH MENEMUKAN PEMBELI
Sebelum kalian menjual barang ke luar negeri, kalian tentu harus sudah mendapatkan pembeli yang cocok.

Contohnya, jika kalian ingin menjual daun pisang ke Jepang atau negara lainnya, kalian harus memiliki pembeli atau importir terlebih dulu.

Setelah itu baru bisa melakukan perjanjian kesepakatan atau MOU jual beli dengan importir tersebut.

Cara yang banyak di gunakan untuk mencari pembeli luar negri sekarang terbilang mudah dengan media internet, bisa melalau website perusahaan, atau media sosial.

2. MEMILIKI IZIN USAHA DAN IZIN EKSPOR BARANG

Setelah mendapatkan pembeli yang cocok, berikutnya pastikan bahwa kalian sudah memiliki izin usaha dan juga izin ekspor barang.

Pastikan memiliki CV dan buat legalitas untuk ekspor terhadap komoditas yang akan dijual.

Pembuatan CV pun untuk ijin kelengkapan sudah di permudah dan lebih di sederhanakan oleh pemerintah.

3. MENYEWA LEGALITAS EKSPOR PERUSAHAAN TERTENTU
Apabila anda masih belum memiliki legalitas ekspor, anda bisa mencari perusahaan lain yang menyewakan jasa legalitas ekspor, proses ini biasanya dinamakan undername.

Sekarang banyak jasa eksportir yang di kelola oleh anak-anak muda indonesia yang sudah berpengalaman,seperti Mr Exportir.

4. MEMILIKI PARTNER FORWARDER
Cari juga forwarder atau partner perusahaan ekspor impor yang tepat.

Adapun kriteria nya adalah perusahaan tersebut sudah berdiri kurang lebih 5 tahun.

5. TENTUKAN LAYANAN PENGIRIMAN
Cara terakhir adalah dengan menentukan layanan pengiriman yang digunakan untuk mengekspor.

Disini ada 3 jenis pengiriman ekspor, yakni port to port, door to door dan lainnya.

Untuk pengiriman port to port biasanya pihak yang bertanggung jawab dimulai dari pelabuhan tempat pemberangkatan hingga pelabuhan negara tujuan.

Sedangkan pengantaran dari gudang di dalam negeri merupakan tanggung jawab kalian.

Setibanya di pelabuhan tujuan, pengeluaran barang menjadi tanggung jawab pihak importir atau pembeli.

Lalu untuk pengiriman ekspor door to door yakni pengiriman mulai dari pick up di gudang lalu dikirim ke gudang pembeli di luar negeri.

itulah beberapa cara untuk ekspor daun ketapang ke luar negri.

Saat ini Indonesia telah mengekspor Daun Ketapang kering ke Jepang, AS, dan Kanada dengan harga berkisar Rp 1 juta per kilo. 

Nilai jual yang tinggi ini didasari oleh manfaat daun Ketapang sebagai daun yang mampu mengubah pH air.

Oleh karena itu, daun Ketapang banyak digunakan untuk budidaya ikan cupang dan udang. 

Selain itu, daun Ketapang juga mengandung methanol yang dapat menyembuhkan luka luar, jamur, bakteri, atau alergi.

Baca Juga : Cara Ekspor Daun Pisang Ke Luar Negri

Comment

News Feed