by

Manfaat ISBN Bagi Seorang Penulis Buku

-Buku-7 views

Bergasku.com – ISBN sendiri merupakan sebuah kode sistem identifikasi unik, yang terdiri dari 10 digit angka, pada setiap buku yang diterbitkan, dan mencakup seluruh dunia. Bagaimana sejarah awal pada sistem ISBN ini?

Semua bermula di Britania Raya pada tahun 1966, yang dilakukan oleh seorang pedang buku dan alat tulis. Seseorang itu bernama W H Smith.

Sebelum bernama International Standard Book Number, ISBN disebut sebagai Standard Book Numbering atau SBN, sampai pada 1974.

Sehingga, pada akhirnya, sistem code dengan standar internasional digunakan pada buku-buku terbitan, termasuk di Indonesia.

Fungsi dan manfaat ISBN yang pertama adalah bisa memberikan identitas pada satu judul buku. Karena, seperti yang diketahui, bahwa ISBN sendiri memang berfungsi sebagai sistem identifikasi buku.

Nah, jangankan jumlah buku yang ada di dunia, jumlah buku yang terbit di Indonesia saja, sudah sangat banyak bukan?

Mulai berdasarkan genre, tema, hingga pembahasannya. Nah, agar buku tersebut teridentifikasi dengan baik, maka diperlukan sistem identifikasi seperti ISBN.

Pasalnya, setiap penerbit tidak boleh sembarangan menerbitkan sebuah buku. Bahkan, sistem ISBN sendiri diatur oleh kantor pusat ISBN di Berlin, Jerman.

Bagaimana penerbit buku di Indonesia, bisa mendapatkan ISBN pada buku, yang ingin diterbitkan?

Nyatanya, untuk bisa mendapatkan dan mengurus ISBN, ternyata tidak mudah. Dalam proses penerbitan sebuah buku, penerbit harus memohon nomor ISBN untuk sebuah buku.

ISBN bisa dibuat melali permohonan dari lembaga-lembaga yang ditunjuk, untuk mengurus ISBN di setiap negara.

Di Indonesia sendiri, penerbit bisa melakukan permohonan nomor ISBN pada setiap buku mereka, melalui Perpustakaan Nasiona, sebagai lembaga yang ditunjuk.

Namun, jika dilihat dari para penulisnya, ternyata tidak semua penulis memikirkan pentingnya ISBN.

Namun, jika buku si penulis tersebut menginginkan identitas buku yang resmi dan aman, maka ia harus membutuhkan ISBN.

ungsi dan manfaat ISBN yang kedua adalah bisa membantu menambah jumlah penulis yang menerbitkan buku.

Nah, seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahkan penting atau tidaknya ISBN, tergantung dari masing-masing penulis.

Namun, tidak sedikit penulis yang juga ingin bukunya terbit dengan ISBN, sehingga bukunya bisa teridentifikasi dengan baik.

Dalam proses mendapatkan ISBN, penulis membutuhkan bantuan penerbit, dan penerbit ke Perpustakaan Nasional.

Di sini penerbit akan bertugas mengurus ISBN ke Perpusnas, dan prosedurnya tentu saja rumit dan tidak gratis.

Sehingga,hal ini bisa membuat para penerbit buku mendapatkan peluang, untuk membantu para penulis, mendapatkan ISBN.

Peluang ini juga, bisa dijadikan sebagai ajakan kepada para penulis, agar mereka bisa lebih semangat membuat buku.

Adapun, jenis buku yang bisa diajukan ISBN diantaranya adalah jenis buku (genre) fiksi, penelitian, modul (buku belajar), buku-buku terbitan pemerintah (grey literatur), dan terjemahan.

Bagaimana, sudah ada minat untuk membuat buku?

Tidak hanya teridentifikasi dengan baik, fungsi dan manfaat ISBN juga bisa dijadikan sebagai alat untuk memperlancar arus distribusi buku.

Seperti yang diketahui, dari sekian banyak buku yang terbit, diantaranya pasti ada yang memiliki judul serupa, isi yang tidak jauh beda, terbit di penerbit yang sama, dan hal lainnya.

Sehingga, langkah ini dapat mencegah terjadinya kekeliruan dalam pemesanan buku.

Di sini, penerbit juga akan dipermudah, dalam proses pendistribusian buku. Nah, dari 10 digit angka yang tercantum di ISBN, berikut rinciannya:

  • Pengenal kelompok (group identifier)
  • Pengenal penerbit (publisher prefix)
  • Pengenal judul (Title identifier)
  • Angka pemeriksaan (check digit)
  • LAN Barcode untuk produk terbitan
  • Angka pemeriksaan setelah penggabungan dengan LAN Barcode

Comment

News Feed