by

Nikel Penyusun Batrai Lithium Pada Mobil Listrik

Bergasku.com – Cadangan Nikel di Indonesia merupakan yang terbesar di dunia,berikut faktanya.

Di era Industri 4.0 , era dimana perkembangan teknologi yang semakin canggih dengan banyaknya Inovasi di semua bidang, salah satunya adalah pemanfaatan Batrai Lithium untuk barang elektronik yang di gadang-gadang sebagai energi terbaik masa depan yang ramah lingkungan.

Pemanfaatan Batrai Lithium terbesar  saat ini adalah batrai pada mobil listrik dan alat pada elektronik portable.

Taukah kalian jika batrai Lithium itu sendiri bahan penyusunnya adalah nikel.

Untuk itu mari kita mencari tau cadangan nikel yang ada di Indonesia :

Baca juga : Tambang batu bara terbesar di Indonesi ada di daerah ini,waooww

Fakta Nikel Indonesia

Nikel adalah salah satu logam terbesar dalam pembuatan baterai listrik.

Lithium-ion ibarat jantung dari revolusi mobil listrik. Kandungan baterai lithium-ion itu, terdiri dari anoda, katoda, dan elektrolit.

Nikel merupakan komponen logam yang dominan dalam komposisi baterai listrik, khususnya katoda.

Dengan mengolah bijih nikel di peleburan dan pemurnian (smelter) di dalam negeri, Indonesia bisa mendapatkan keuntungan yang jauh berlipat ketimbang mengapalkan bijih nikel yang masih berupa ‘tanah’.

Dengan mengolah bijih nikel menjadi feronikel, misalnya, harganya dapat meningkat dari 55 dollar AS per ton menjadi 232 dollar AS per ton, atau memberikan nilai tambah sekitar 400 persen.

Indonesia merupakan salah satu produsen dan eksportir nikel terbesar dunia yang menguasai sekitar 27 persen pasar global.

Morowali Sulawesi Tenggah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara punya potensi yang terbesar di Indonesia sampai dengan saat ini.

Baca Juga : Sejarah berdirinya microsoft perusahaan teknologi terbesar dunia

Menurut Survei Geologi Amerika Serika ( USGS ) Pada Januari 2019, sebuah perusahaan di Provinsi Sulawesi Tengah, Indonesia, memulai proyek produksi nikel dan kobalt untuk digunakan dalam baterai.

Secara global, banyak fasilitas yang menganggur dan proyek pembangunan yang tertunda kembali beraktivitas untuk mengantisipasi meningkatnya permintaan nikel pada baterai kendaraan listrik.

Menurut data dari USGS organisasi riset pencari fakta pemerintah Amerika Serikat, indonesia memproduksi 800.000 Ton Nikel Tahun 2019 dan Memiliki 21.000.000 Ton Cadangan Nikel.

Baca juga : Mengenal sosok Kamala Harris Orang Amerika Keturunan India Pertama yang menjadi Senator dan Wakil Presiden USA

Saat ini Indonesia menjadi produsen dan eksportir Nikel terbesar di Dunia.

Peluang ini harus di sadari oleh Pemerintah Indonesia,sehingga Indonesia bisa menjadi kekuatan Ekonomi Dunia.

Comment

News Feed