by

Perbedaan Rangkaian Seri Dan Rangkaian Paralel

Bergasku.com – Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel.

Rangkaian Seri adalah sebuah rangkaian listrik yang penyusunnya seperti lampu atau resistor (hambatan) di pasang secara berurutan atau segaris dalam satu jalur rangkaian. 

Rangkaian Seri itu sendiri merupakan Rangkaian yang di pasang secara berurutan pada satu jalur listrik.

Cara Membuat Rangkaian Seri Sederhana

Cara Membuat Rangkaian Seri Sederhana 

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 3 buah Baterai 1,5 Volt
  • Kabel kecil secukupnya
  • 3 buah Lampu Led atau Bohlam kecil
  • Selotip
  • Fitting lampu Bohlam
  • Wadah Baterai
  • Gunting

Langkah-langkah Penyusunan

  • Siapkan 3 buah baterai 1,5 volt dan wadah baterai.
  • Susun baterai ke wadah sesuai kutubnya.
  • Rakit kabel dan baterai beserta yang sudah dipasang seperti gambar ini.
  • Selotip kabel yang disambung pada fitting lampu agar kuat.
  • Pasang bohlam lampu ke masing-masing fitting

Apabila tidak menyala lakukan:

  • Periksa apakah terdapat kabel yang putus
  • Kutub baterai ada yang terbalik pemasangannya
  • Lampu bohlam ada yang putus
  • Pemasangan Lampu bohlam pada fitting kendor

Berikut contoh gambar rangkaian Seri :

Sifat-sifat Rangkaian Seri :

  • Arus yang mengalir pada masing beban adalah sama.
  • Tegangan sumber akan dibagi dengan jumlah tahanan seri jika besar tahanan sama. Jumlah penurunan tegangan dalam rangkaian seri dari masing-masing tahanan seri adalah sama dengan tegangan total sumber tegangan.
  • Banyak beban listrik yang dihubungkan dalam rangkaian seri, tahanan total rangkaian menyebabkan naiknya penurunan arus yang mengalir dalam rangkaian. Arus yang mengalir tergantung pada jumlah besar tahanan beban dalam rangkaian.
  • Jika salah satu beban atau bagian dari rangkaian tidak terhubung atau putus, aliran arus terhenti.

2. Rangkaian Paralel

Rangkaian Paralel adalah rangkaian yang disusun secara sejajar komponennya, dimana Rangkaian Paralel merupakan rangkaian listrik yang komponen penyusunnya seperti lampu atau resistor(hambatan) dipasang secara sejajar pemasangannya.

Sifat Rangkaian Paralel
Pada rangkaian paralel umunya pada Lampu yang dipasang secara paralel menyala sama terang dan apabila terdapat sebuah komponen yang terputus tidak mempengaruhi lampu lainnya yang masih hidup.

Sifat Rangkaian Paralel ini berbeda pada Rangkaian Seri di Cara Membuat Rangkaian Seri Sederhana Untuk Anak SD yang apabila salah satu komponen putus maka komponen lainnya akan terpengaruh.

Cara Membuat Rangakaian Paralel Sederhana

Cara Membuat Rangkaian Paralel Sederhana 

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • 3 buah Baterai 1,5 Volt
  • Kabel kecil secukupnya(pada rangkaian paralel ini membutuhkan kabel lebih panjang dari rangkaian seri)
  • 3 buah Lampu Led atau Bohlam kecil
  • Selotip atau Isolasi
  • Fitting lampu Bohlam
  • Wadah Baterai
  • Gunting

Langkah-langkah Penyusunan:

  • Siapkan 3 buah baterai 1,5 volt dan wadah baterai.
  • Susun baterai ke wadah sesuai kutub pemasaingan.
  • Rakit kabel dan baterai beserta lampu bohlam dipasang seperti gambar ini.
  • Selotip kawat kabel yang disambung pada fitting lampu agar kuat.
  • Pasang bohlam lampu ke fitting dengan pas dan sesuai.

Apabila tidak menyala lakukan:

  • Periksa pada jalur pemasangan kabel Rangkaian Paralel.
  • Pemasangan Kutub Baterai ada yang terbalik pada wadah Baterai.
  • Lampu bohlam putus atau tidak dapat menyala.
  • Pemasangan Lampu bohlam kendor pada fitting

Contoh Rangkaian Paralel :

Sifat Rangkaian Paralel

  • Tegangan pada masing-masing beban listrik sama dengan tegangan sumber.
  • Masing-masing cabang dalam rangkaian parallel adalah rangkaian individu.Arus masingmasing cabang adalah tergantung besar tahanan cabang.
  • Sebagaian besar tahanan dirangkai dalam rangkaian paralel, tahanan total rangkaian mengecil, oleh karena itu arus total lebih besar. (Tahanan total dari rangkaian parallel adalah lebih kecil dari tahanan yang terkecil dalamrangkaian.)
  • Jika terjadi salah satu cabang tahanan parallel terputus, arus akan terputus hanya pada rangkaian tahanan tersebut. Rangkaian cabang yang lain tetap bekerja tanpa terganggu oleh rangkaian cabang yang terputus tersebut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *